Senin, 13 April 2026

Pedagang Buah yang Jago Ngak

Di sebuah pasar tradisional, ada seorang pedagang buah yang terkenal pandai ngaku. Ia selalu mengatakan bahwa buah-buahannya adalah buah-buahan pilihan yang berkualitas tinggi. Suatu hari, ada seorang pembeli yang datang ke lapak pedagang tersebut. Pembeli itu ingin membeli jeruk. “Jeruknya bagus, Pak?” tanya pembeli. “Bagus, bagus, Pak. Jeruk ini langsung dari perkebunan, “jawab pedagang. “Buah-buahannya masih segar dan manis.” Pembeli itu pun tertarik dan membeli beberapa jeruk. Setelah membayar, ia pun pulang. Di rumah, pembeli itu membuka jeruk yang dibelinya. Namun, ia terkejut karena buah jeruk tersebut ternyata tidak segar dan rasanya pun tidak manis. Pembeli itu pun kesal dan kembali ke pasar. Ia pun menemui pedagang tersebut. “Pak, ini jeruk yang saya beli kemarin,” kata pembeli. “Jeruknya kok tidak segar dan rasanya tidak manis.” Pedagang itu pun tersenyum. “Oh, itu karena jeruk tersebut belum matang,” katanya. “Buah-buahan saya memang belum matang semua, tapi saya jamin rasanya pasti enak.” Pembeli itu pun semakin kesal. “Kalau belum matang, kenapa bapak bilangnya bagus dan segar?” tanyanya. “Itu karena saya memang jago ngaku,” jawab pedagang itu. “Saya ingin agar buah-buahan saya cepat laku.” Pembeli itu pun hanya bisa geleng-geleng kepala. Ia pun memutuskan untuk tidak membeli buah-buahan di lapak pedagang tersebut lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Daftar Blog Pilihan